FPI Razia Minuman Keras Warga Tak Terima Rumahnya Diobrak-abrik

26 07 2011

KALIBAWANG – Menjelang bulan Ramadan, salah ormas terbesar Front Pembela Islam (FPI) gencar melakukan razia sejumlah minuman keras (miras). Salah satunya dilakukan di wilayah kecamatan Kalibawang, kabupaten Kulonprogo. Dalam razia tersebut berhasil diamankan ratusan botol minuman keras dengan kadar alkohol tinggi. Minggu (24/7) kemarin.
Razia sejumlah minuman keras tersebut dilakukan sebanyak 30 anggota FPI menggunakan mobil dengan melakukan penggerebekan langsung di sejumlah kios yang diduga menjadi pusat peredaran barang haram tersebut. Dari hasil penggerebegan yang dilakukan di dua kios penjual minuman yang terdapat di Desa Banjararum, kecamatan Kalibawang, Kulonprogo.
Menurut Koordinator FPI Jogjakarta, Herman mengungkapkan, dalam razia tersebut pihaknya berhasilnya mendapatkan ratusan botol miras dengan berbagai merk dan kemasan meliputi vodka, anggur merah, anggur orang tua, anggur putih, ciu atau lapen. “Operasi minuman keras ini dilakukan karena menjelang Ramadan,” ujarnya.
Ratusan botol minuman keras tersebut kemudian diserahkan kepada Kepolisian Polsek Kalibawang untuk ditindak lanjuti dengan dibuat berkas dan meminta keterangan pemilik minuman keras tersebut. Puluhan anggota FPI tersebut juga sempat menghancurkan beberapa botol minuman keras di selokan yang terdapat di depan Polsek Kalibawang.
“Kami akan proses semua barang sitaan sesuai hukum yang ada,” ujar salah satu anggota Reskrim Polsek Kalibawang, IPTU Bonimin.
Operasi yang dilakukan oleh FPI tersebut ternyata menimbulkan keresahan pada warga sekitar, bahkan sempat melakukan perusakan milik salah satu warga. Salah satunya adalah rumah milik Sarjiah (50) warga Dusun Semaken II RT61/RW31, Desa Banjararum, kecamatan Kalibawang, Kulonprogo. Dirinya melaporkan aksi perusakan yang dilakukan oleh beberapa orang yang diduga adalah anggota FPI yang melakukan razia minuman keras di rumahnya. Dalam razia tersebut, FPI berhasil menemukan beberapa minuman keras yang disimpan di rumah korban.
“Waktu itu saya dengar rame-rame kemudian keluar rumah, karena takut kemudian ngungsi di tempat tetangga. Tiba-tiba rumah saya diobrak-abrik sehingga banyak kerusakan,” ujarnya.
Akibat kerjadian tersebut, rumah milik korban mengalami sejumlah kerusakan antara lain, kunci bagian pintu depan jebol, jendela dirusak, lemari diobrak-abrik, sejumlah perabot pecah. Kerugian yang disebabkan akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 500 ribu.
“Mengetahui rumahnya diobrak-abrik, korban segera lapor kepada Polres Kulonprogo,” kata Sudaryanto (40) warga setempat.
Kanit SPKT III Polres Kulonprogo, IPDA Dwi Yulianto mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari korban kemudian pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian untuk mendapatkan keterangan.
“Kami mendapatkan laporan telah terjadi perusakan oleh anggota FPI pada salah satu rumah warga, akibat kejadian tersebut korban mengalami sejumlah kerusakan dan kerugian sebesar Rp 500 ribu,” imbuhnya. (asa)

sumber:

http://www.radarjogja.co.id/berita/metropolis/20130-fpi-razia-minuman-keras.html


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: