Kandidat Bupati Adu Argumen

4 06 2011

Friday, 03 June 2011 10:31
Kandidat Bupati Adu Argumen

KULONPROGO – Forum Rakyat Kulonprogo (FRKP) menggelar kegiatan dialog publik calon bupati dan wakil bupati kabupaten Kulonprogo atas pemenuhan hak dasar rakyat yang digelar di aula Jogja Orang Utan Center (JOC) yang terdapat di Dusun Paingan, Desa Sendangsari, kecamatan Pengasih, Kulonprogo. Kamis (02/06) kemarin.
Pelaksanaan dialog publik tersebut juga dihadiri oleh seluruh pasangan calon bupati dan wakil bupati, serta diikuti oleh puluhan peserta dari Jaringan Masyarakat Kulonprogo (JMKP), Aliansi Rakyat Menoreh (ALARM), Jaringan Petani Kulonprogo (JATIROGO), anggota LSM non partisan serta warga masyarakat Kulonprogo.
Sekjen FRKP Kulonprogo, Anton Supriyono mengungkapkan, tujuan pelaksanaan dialog publik tersebut adalah untuk membahas sebaran peta permasalahan yang terdapat di Kulonrpogo serta untuk mengatahui arah kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan para calon yang akan terpilih. Dari empat pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diundang, hanya pasangan calon Sarwidi-Hartika (Sartika) saja yang tidak hadir dalam dialog publik tersebut.
“Dialog publik ini kita selenggarakan untuk memberikan pendidikan politik kepada para pemangku kepentingan Pilkada serta pendidikan politik bagi masyarakat. Selain itu, kita juga ingin mengetahui komitmen masing-masing calon dalam mengembangkan pembangunan di Kulonprogo baik di wilayah Utara maupun Selatan,” ujar Anton yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Aliansi Rakyat Menoreh (ALARM).
Dalam dialog politik tersebut, calon bupati dr. Hasto Wardoyo yang hadir mewakili pasangan SEHAT (dr.Hasto Wardoyo-Drs. Sutedjo) memaparkan bahwa dirinya mengaku siap membangun Kulonprogo baik dalam segi intensifikasi maupun ekstensifikasi. Usaha intensifikasi tersebut akan dilakukan dengan mendorong percepatan kesejahteraan rakyat dengan cara menekan besarnya pengeluaran masyarakat melalui dukungan kegiatan budidaya yang terdapat di wilayah masing-masing.
“Untuk peningkatan segi ekstensifikasi akan saya lakukan pengembangan inovasi pada masing-masing daerah dan mendorong masuknya investasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, masing-masing calon dihadapkan pada pertanyaan yang disampaikan oleh panelis terkait dengan upaya yang akan dilakukan oleh masing-masing calon dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kulonprogo dan menyikapi masalah alokasi belanja daerah yang tidak seimbang.
Menanggapi hal tersebut, wakil bupati Ahmad Sumiyanto yang hadir mewakili pasangan NOTO (Drs. Mulyono-Ahmad Sumiyanto) menuturkan bahwa salah satu upaya yang dilakukan untuk menangani masalah APBD di Kulonprogo meliputi pengangguran, kemiskinan dan rendahnya PAD perlu adanya kebijakan yang pro rakyat. Dirinya juga menegaskan perlunya membuat strategi pasar untuk menstabilkan harga. Ketika disinggung terkait keistimewaan, dirinya dengan tegas sepenuhnya akan ikut mengawal dan mendukung keistimewaan DIY dan pemilihan gubernur dan wakil gubernur dengan penetapan.
“Untuk menangani hal tersebut perlu adanya strategi pembangunan dengan peningkatan stasion salah satunya dengan pembangunan Bandara karena sesuai dengan skala prioritas bagi peningkatan pariwisata dan pendidikan di Yogyakarta. Untuk itu harus ada langkah eksekusi dan pimpinan yang mendorong agar investasi segera turun,” ungkapnya.
Sementara itu, wakil bupati Drs. So’im, MM yang hadir mewakili pasangan PRAKOSO (Drs.Prapto-So’im) mengatakan bahwa saat ini problem utama yang terjadi di Kulonprogo adalah masalah PAD. Untu

sumber http://www.radarjogja.co.id/berita/metropolis/17304-kandidat-bupati-adu-argumen.html

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: