Bakteri Tikus Bunuh 13 Warga Kulon Progo

8 04 2011

KULON PROGO, KOMPAS.com — Bakteri leptosa diketahui sudah membunuh 13 warga Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, sepanjang tahun 2011 saja. Penderita leptospirosis ke-13 yang meninggal dunia pada Kamis (7/4/2011) adalah Tukiman (57), warga Gerpule, Desa Bajarharjo, Kecamatan Kalibawang. Sementara jumlah penderita terus bertambah dan mencapai angka 153 orang. Tukiman sempat dirawat di RSUD Wates selama satu pekan. Hanya saja, serangan bakteri leptosa yang dibawa oleh tikus telah mengakibatkan korban mengalami gagal ginjal. Hingga akhirnya korban meninggal dunia. “Sebelumnya, selama dua hari dia demam dan kami bawa ke rumah sakit. Di sana diketahui positif terkena leptospirosis,” tutur Ponimin, adik korban. Pada Kamis, jenazah Tukiman dimakamkan di pemakaman umum desa setempat. Hingga menjelang meninggal, kata Ponimin, korban tidak tahu kapan tertular dan mulai terserang penyakit ini. Setiap harinya dia bekerja sebagai petani. Kemungkinan dia tertular dari kencing tikus yang terbawa aliran air di sawah. Pemkab Kulon Progo telah menetapkan kasus leptospirosis sebagai kejadian luar biasa (KLB) terhitung pada akhir Maret lalu. Beberapa pihak sudah dilibatkan untuk menanggulangi penyebaran penyakit ini.

sumber: http://id.berita.yahoo.com/bakteri-tikus-bunuh-13-warga-kulon-progo-20110407-153441-648.html


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: