Sebelas BPD Banjararum, Mengundurkan Diri

12 03 2011

*Kasus Oknum Perades, Tidak Terselesaikan

KULONPROGO – Sebelas anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Banjararum Kecamatan Kalibawang Kulonprogo, mengundurkan diri secara massal. Menyusul tidak adanya kejelasan dan tindakan tegas terkait masalah sertifiksi tanah yang dilakukan oleh oknum perangkat desa.

Pengunduran diri ini telah disampaikan secara resmi kepada bupati semenjak beberapa bulan lalu. Langkah ini dilakukan karena permasalahan sertifikat tanah tidak ada kejelasan. Bahkan pada 2008 telah dilakukan audit oleh inspektorat daerah terkait permasalahan ini. Kenyataannya semuanya tidak ada tindaklanjutnya. Bahkan kasus ini masih diperiksa oleh irda.

Terkait permasalahan ini kemarin siang digelar rapat tertutup di Pemkab Kulonprogo. Selain mengundang para BPD, juga kepala desa dan beberapa perangkat desa berikut Camat Kalibawang. Hanya saja, seluruh anggota BPD memilih bungkam dan tidak mau dimintai keterangan.

Wah tanya saja ke kabupaten, saya tidak berwenang lagi,”kilah salah seorang anggota BPD yang tidak mau disebutkan namanya.

Camat Kalibawang Rohedy Goenoeng, mengatakan pertemuan ini untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul. Termasuk menjaga agar iklim kondusif dalam pemerintahan desa bisa terjaga. Bagaimana penyelesaian kasus akan diserahkan kepada pemerintah desa bersama oknum perangkatnya dan inspektorat daerah.

”Harapan kita kasus ini selesai dan tidak ada pengunduran diri agar pemerintahan bisa maksimal,” harap Goenoeng.

Goenoeng sendiri mengatakan kasus yang terjadi sebenarnya adalah kasus lama. Kasus ini muncul semenjak 2003 silam, yaitu terkait program sertifikat tanah massal. Pada pelaksanaannya ada beberapa pengajuan yang tidak lengkap persyaratannya. Akibatnya proses pengurusan tidak bisa dilaksanakan. Oknum perades sendiri tidak menjelaskan kepada para pemohon hingga berlarut-larut.

Sementara itu Kabag Hukum Setda Heriyanto mengatakan masalah pengunduran diri ini sudah diserahkan kepada bupati. Namun sampai saat ini usulan ini belum mendapatkan respon. Sejumlah pihak sendiri dikumpulkan untuk dicari solusi terbaik penyelesaiannya.

”Terkait pengunduran sendiri, kita tidak berwenang semuanya bupati,” jelas Heri. (k

sumber; http://kulonprogonews.wordpress.com/2011/03/11/sebelas-bpd-mengundurkan-diri/#more-2039

Iklan

Aksi

Information

One response

12 03 2011
Kabarkan dengan Blog

semoga cepat selesai 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: