Waspadai Jalur Mudik Ini

2 09 2010

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah jalur mudik di ruas jalan utama dan alternatif di DI Yogyakarta diidentifikasi rawan terjadi bencana tanah longsor dan banjir bila terjadi hujan deras terus-menerus. Ini terutama di daerah Kulon Progo dan Gunung Kidul.

Berdasarkan identifikasi Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral DI Y DIY, beberapa ruas jalan rawan terjadi tanah longsor, yaitu jalur utama ruas antara Piyungan-Patuk-Sambipitu, Gunung Kidul, sedangkan rawan banjir di ruas Toyan-Karangnongko pada Kilometer 39-41.

Rawan longsor pada jalur alternatif adalah jalur Kalibawang-Klangon, Kulon Progo, sedangkan jalur rawan banjir di Panjatan-Galur, Kulon Progo.

Adapun lokasi rawan genangan air antara simpang empat Monjali dan simpang Kaliurang. Rani Sjamsinarsi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral DIY, di Yogyakarta, mengingatkan pemudik perlu mewaspadai jalur-jalur rawan bencana tersebut.

Untuk mengantisipasi kejadian yang memerlukan alat berat, pihaknya telah menyiapkan posko Bina Marga yang akan dibuka H-7 sampai H+7 di empat lokasi, yaitu jalan arteri Maguwoharjo, Jalan Kyai Mojo, Jalan Magelang Km 11, dan Jalan Gowongan Kidul. Beberapa peralatan yang disiapkan adalah ekskavator, truk crane, dan trailer.

Sumber: http://ramadhan.kompas.com/read/2010/09/02/10535759/Waspadai.Jalur.Mudik.Ini-3


Aksi

Information

One response

3 09 2010
ipung

Jalur yg recommended :

1. Jalur utama selatan Jawa, Bandung – Nagrek – Malangbong – Tasik (lewat Cihaurbeuti, jgn lewat dalam kota, jadi naik jembatan layang di Rajapolah) – Ciamis – Banjar – Majenang – Wangon – Kebumen – Purworejo – Kulonprogo – Yogya

2. Alternatif selain lewat Tasik, di Nagrek bisa ambil jalur lewat Garut, ketemu lagi jalur utama selatan di kota Tasikmalaya, seterusnya bisa lewat jalur biasa atau alternatif lewat Manonjaya langsung tembus ke Banjar.

3. Alternatif jalur pantai selatan Jawa Tengah, kalo jalur utama lewat Kebumen macet total, bisa coba jalur alternatif pinggir pantai selatan Jateng, di pertigaan Rawalo Kab. Banyumas setelah lewat Wangon, belok kanan dari jalur utama ambil arah Maos lalu Adipala, setelah itu Ayah – Karangbolong – Petanahan – Ambal – Mirit – Grabag ketemu jalur utama lagi sudah di daerah Karang Nongko, Kab. Kulon Progo. Pengalaman lewat sini, jalan lumayan mulus tapi rada sempit & ada yg berkelok2. Pemandangannya indah sekali, banyak view pinggir pantai & tebing laut. Dan yg pasti, SEPI, kendaraan umum yg lewat pun cuma sekelas angkot atau omprengan saja. SPBU ? jangan terlalu berharap, jadi jarak sekitar 120 KM mesti diantisipasi dgn tangki full tank. Dan ini jg jadi jalur favorit dari travel2 Yogya – Jakarta/Bandung.

Semoga membantu & selamat di perjalanan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: